Uang Triliun Achmad Zaini, Mengapa Masih Ada Orang yang Mau Tertipu ? • Thursday, May 29. 2008
Trackbacks
Trackback specific URI for this entry
No Trackbacks
Comments
Display comments as
(Linear | Threaded)
kesulitan yang bertubi-tubi membuat orang banyak berandai-andai,
'jikalau', 'andai saja' dan teman-temannya.
'jikalau', 'andai saja' dan teman-temannya.
Oh.. Djoko Suprapto, itu sudah "resmi" hoax?
Yang hoax bagian hidrokarbonnya atau "murah"nya?
Aku sih masih berpikir positif,"Siapa tahu Achmad Zaini itu salah hitung duit yang diwariskan orangtuanya." atau "Siapa tahu orangtuanya ternyata mewariskan surat berharga palsu"
Kayak sebuah quote yang pernah aku baca, "There is no limit for stupidity"
Yang hoax bagian hidrokarbonnya atau "murah"nya?
Aku sih masih berpikir positif,"Siapa tahu Achmad Zaini itu salah hitung duit yang diwariskan orangtuanya." atau "Siapa tahu orangtuanya ternyata mewariskan surat berharga palsu"
Kayak sebuah quote yang pernah aku baca, "There is no limit for stupidity"
NAmanya sama ama nama diriku "Zaini" ^_^ ..... kita liat berita selanjutnya, apakah benar????
Kata Bokapku: if it too good to be true, then it is too good to be true
saya juga merasa aneh ya. kenapa orang begitu gampangnya percaya hal-hal seperti itu.......
hati-hati deh... penipuan kali,.....
hati-hati deh... penipuan kali,.....
Waah. Analisa saya, kebenarannya 35 persen. Karena, beliau mempertaruhkan harga diri dan keluarga, namun agak mustahil. Ketidakbenarannya 65 persen, karena agak mustahil kalau selama hidup beliau tidak mengetahui kalau ayahnya punya warisan sebegitu besar (yang membuat sedikit agak benar adalah karena Orang Tua beliau adalah turunan Raja Prabu Siliwangi)
Kayaknya tuh cuma membuat berita lain semakin dilupakan oleh masyarakat.... CAPER gitu, cari perhatian publik!

. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.