Farhat Abbas Mendaftar Sebagai Calon Walikota Bandung :-) • Wednesday, May 14. 2008
utawa pilih-pilihan lain....
urang-urang gitu mah ketika lagi butuh, ngomongnya ini itu, pokoke sing baek-baek aje,
gilirannye kepilih....lupe deh....jadinya cape' deh. mending golput aje deh,
dan sing paling penting tuh,,mikiran kerjaen aje, cari duit, biar cepet kaye dengan hasil keringat sendiri.
Tepat sasaran dan menusuk
BTW, blognya bagus dan menarik sekali boss. Thanks for head over to my blog
wadehel ish gowhing ongh ???
orang berhak mendaftar, dan orang berhak pula memilih. mana yang layak pilih atau tidak.
btw, solusi apa yang dia bawa ?
MOHON DOA RESTUNYA
SALAM PERSAUDARAAN
Tapi please dong ah, jangan komentar pakai nama yang beda-beda. Ada Yasser Arafat, ada Anwar, ada Anonymous padahal itu-itu juga orangnya. Jangan lupa pak, itu alamat komputer bapak terdeteksi disini jadi percuma bapak tulis pakai nama yang lain-lain kalau bapak nggak pindah akses internetnya
Anyway, terima kasih untuk responnya.
Kalo kang Farhat mah tanya dulu atuh mendukung persib ato mana...?
Buat saya mah yang penting Janji Kampanyenya Bisa Membuat PERSIB menang
wkwkwkwkw...lucu juga ya mas kalo ada orang gaptek yang mau nipu....
hihihihihi...
btw jalan dikalimalang yg dikampung dua rusak parah...padahal walikotanya udah diganti kok ga bener2in seh jalannya...jadi nyesel ikut pilkada walikota bekasi....
setidaknya calon walikota ini bakalan laku sebagai trainer untuk membohongi para perempuan....

. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.
Saat mula pertama membuat blog, mungkin komentar adalah sesuatu yang dinanti ibarat air hujan dimusim kemarau yang gersang. Untuk memancing komentar, segala daya diupayakan. Mungkin ada yang menyamar menjadi orang lain untuk berkomentar di blog sendiri .
Tracked: May 28, 21:29
Saat mula pertama membuat blog, mungkin komentar adalah sesuatu yang dinanti ibarat air hujan dimusim kemarau yang gersang. Untuk memancing komentar, segala daya diupayakan, bahkan mungkin ada yang perlu menyamar atau membayar orang lain untuk berkomentar
Tracked: May 28, 21:39