
Orang mencari rezeki sudah kehilangan nurani. Metode absurd usaha tambal ban dengan menebarkan paku atau merampok dengan cara menebar jebakan paku menjadi rutin dilakukan dibanyak ruas jalan di Jakarta. Para pelaku mungkin tidak ingat kerugian yang dialaminya :
- Uang yang didapat tidak berkah, jika dimakan sendiri menjadi adrenalin untuk semakin tenggelam pada dunia kejahatan. Jika dimakan anak bisa menjadi pemicu anak untuk melawan orang tua, nakal dan bandel. Kalau nggak percaya, coba saja makan uang haram

- Uang yang didapat tidak akan mengenyangkan. Selalu hidup terus menerus dalam kekurangan. Ibarat minum air laut, semakin banyak meminumnya akan semakin haus.
- Jikapun menjadi kaya raya karena buka usaha tambal ban dengan menebar paku, niscaya kekayaannya akan menjadi kutukan. Minimal, dikutuk oleh para korban dan pengendara yang terkena jebakan
- Keluarga yang dibangun dan dihidupi oleh uang hasil menjahati orang lain akan menjadi oposisi dari keluarga sakinah, mawwadah warahmah. Percekcokan dan perselisihan bisa menjadi menu sehari-hari. Kalau nggak percaya, coba lihat kehidupan mereka

Saran saya bagi para penebar paku, berhentilah anda melakukan hal tersebut sebelum anda dihentikan oleh yang maha kuasa. Saya sendiri bekerja ulang-alik ke kantor dengan Jupiter MX dan jika ban motor saya bocor karena kesengajaan penebaran paku, mungkin saya akan
misuh-misuh 
dan mengomel panjang lebar sambil tak lupa menyisipkan kutukan. Doa untuk kebaikan penebar jebakan paku akan lebih bagus dilakukan para korbannya (kejahatan dibalas kebaikan) namun jika menjadi korban, yang diingat mungkin bukan doa melainkan sumpah serapah

.
Lho kok berkepanjangan, mana linknya ?
Ini linknya, saya copy paste mentah-mentah dari Kompas, siapa tahu nanti artikelnya hilang.
1.Jakarta Pusat
- Jalan Majapahit (dari Tanah Abang menuju Harmoni).
- Jalan Tugu Tani dari arah Kebon sirih menuju Senen
- Dari Senen menuju Merdeka Selatan (Kedubes Amerika Serikat)
- Putaran Dubes Amerika Serikat.
2. Jakarta Utara
- Jalan Perintis Kemerdekaan arah Pulogadung .
- Jalan Yos Sudarso dari Cempaka Putih arah Tanjung Priok
- Jalan Enggano dari Terminal Bus Tj Priok menuju Pos 8.
3. Jakarta Barat
- Jalan S Parman dari RS Harapan Kita arah lampu merah Slipi (Termasuk flyover Slipi)
- Dari lampu merah Slipi ke arah Tomang
- Jembatan layang Pesing dikedua arah.
4. Jakarta Selatan.
- Flyover Permata Hijau ke arah Pondok Indah (Depan Masjid Istiqomah).
- Dari Pondok Indah (William Mobil ke arah lampu merah Kostrad)
- Jalan Prof Satrio (Dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca)
- Terowongan Casablanca (ke arah Mal Ambassador)
- Jalan Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda Metro Jaya sampai Semanggi (terutama malam menjelang libur)
- Jalan Gatot Subroto,Semanggi, hingga perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya
- Silkar Kebayoran Lama arah Pakubuwono
- Lampu merah Fatmawati arah Trakindo
- Flyover Jagakarsa arah Ranco
- Jalan Buncit Raya arah Mampang di kedua arah
- Jalan Kemang atas arah Blok O
- Jalan TB Simatupang (terutama dekat flyover Lenteng Agung ke arah Pasar Minggu)
- Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan, Jalan MT Haryono (terutama perempatan Patung Pancoran dan flyover Pancoran)
5 Jakarta Timur
- Jembatan layang Klender dari arah Pondok Bambu ke arah Pulogadung (Jalan Pahlawan Revolusi)
- Jalan Mt Haryono Cawang arah Baypass (di kedua arahnya) setelah flyover Cawang kompor
- Jalan Pramuka di kedua arah .
- Jalan Perintis Kemerdekaan dari arah Pulogadung ke arah Cempaka Putih.
Kalau saya lihat, kok hampir semua jalan di Jakarta rawan ranjau paku. Gimana mau tenang membawa kendaraan, kalau banyak ranjau paku ditambah dengan lubang-lubang di jalan raya

BTW, ada saran dari TMC (Traffic Management Centre) Polda Metro Jaya, agar para pelaku penebar paku ini tertangkap, TMC meminta partisipasi masyarakat. Diharapkan masyarakat segera menghubungi TMC di nomor 021-527 6001 atau SMS 1717 jika melihat mereka sedang beraksi agar TMC langsung menerjunkan petugas polantas untuk menangkap mereka.
Kalau boleh usul, bagaimana jika Polda Metro Jaya menurunkan tim Buser atau Densus 88 untuk menyergap mereka. Mestinya jauh lebih mudah dibandingkan mengejar tersangka teroris. Minimal, jangan sampai kejadian
motor polisi terkena ranjau paku terulang lagi.
Related Entry :
- Setiap pagi polisi temukan kiloan paku
- Daerah ranjau paku di Jakarta
Gambar milik Kompas Online