Menulis Blog dengan Hati, bukan Pabrikasi • Saturday, December 22. 2007
Trackbacks
Trackback specific URI for this entry
No Trackbacks
Comments
Display comments as
(Linear | Threaded)
Menulis dengan tangan dan pena atau pensil, gitu lanjutannya boss...
blog itu cuma mainan kok, kenapa kok malah jadi banyak yg bingung sendiri ya
Berarti mainan yang membingungkan mas...
Ada yang bisa berantem dan stress gara-gara blog kok
Ada yang bisa berantem dan stress gara-gara blog kok
kalo aku saat ini jarang nulis di blog bukan karena itu, tapi terlebih karena minim nya ide dan inspirasi
Supaya banyak ide dan inspirasi, ya tulis saja, "Tips mencari ide" atau "Sulitnya menulis blog karena kehabisan ide", hehehe...
Kadang idenya ilang pas di depan komputer 
Padahal banyak saat di jalan
Padahal banyak saat di jalan
Mas Vavai... tulisan yang sangat bagus 
Tulisan ini menginspirasi saya menulis sebuah tanggapan. Bisa dibaca di sini
thanks ya
Jonru
Tulisan ini menginspirasi saya menulis sebuah tanggapan. Bisa dibaca di sini
thanks ya
Jonru
Isi blognya sudah saya komentari juga mas 
Terima kasih buat responnya.
Terima kasih buat responnya.
Mas vavai aku bingung nih cara pasang adsense, oya di bahasa indonesia kok bisa muncul ya. Saat lihat di source html Mas vavai kayaknya ada penambahan di adsense, apa boleh seperti itu? bukannya menyalahi aturan adsense
Bingung gimana mas ? Oh ya, ini lain konteks dengan isi posting, japri saja ke vavai at vavai.com
Tau nih, karena sekarang saya juga gk tenar di dunia perbloggeran, rasanya nulis masih asyik2 aja...
) kalau udah jadi seleb-blogger gk ngerti juga deh. Tapi kalo soal yang deket2 inceran sih ya...gitu deh
)
nge-blog sebagai apa dulu?
sebagai hobi, tentu seperti itulah adanya.
tapi kalo udah sebagai lahan nyari duit
..tentu susah, harus terstruktur , terencana dll
sebagai hobi, tentu seperti itulah adanya.
tapi kalo udah sebagai lahan nyari duit
iyah sih..
kalo kita sih pengennya lebih nyeritain situasi kerjaan secara kita blognya workshop bukan blog pribadi ya tidak sebebas blog pribadi jadinya.
abis tadinya bikin blog pribadi malah kurang ide hehe oot
kalo kita sih pengennya lebih nyeritain situasi kerjaan secara kita blognya workshop bukan blog pribadi ya tidak sebebas blog pribadi jadinya.
abis tadinya bikin blog pribadi malah kurang ide hehe oot
Kang Vavai, anda benar dan saya sudah menerapkan itu di blog saya terutama dalam hal menulis soal kenangan saat kanak-kanak dulu. Khususnya dalam hal persunatan..hahaha
Well, kalau gw sih, sejak pertama kali ngeblog (thn 2001) sudah mantap untuk cuma menulis seputaran hal2 yg gw minati. Kalau minat gw gak klop sama pengunjung, berarti pengunjungnya yg mesti tahu diri
.
Pernah juga nulis refleksi singkat ttg blogging habbit gw itu di http://blog.dhani.org/2006/12/blog-sains/
Pernah juga nulis refleksi singkat ttg blogging habbit gw itu di http://blog.dhani.org/2006/12/blog-sains/
Tapi kayanya itu kembali pada karakter blogger nya sendiri ya kalo memang dasarnya nyeleneh ya nyeleneh.
Kalo memang bawaannya serius ya serius seperti pak Yusril.
Kalo karakter bloggernya nyeleneh terus harus terbebani harus nulis yang serius ya itu yang berat.. apalagi sebaliknya.

. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.