
Mudik Lebaran 1428 H atau Lebaran 2007 kali ini memberikan nuansa lain bagi saya pribadi. Hal ini karena saya tidak ingin mudik dalam pengertiannya secara harfiah. Mudik tahun ini membawa misi lain dalam bentuk mencari sumber tulisan untuk blog

.
Selain ingin berkunjung kerumah sanak family isteri dibeberapa kota, saya memanfaatkan mudik tahun ini untuk memperhatikan kondisi sosial masyarakat sepanjang jalan. Mulai dari penataan kota yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk Bekasi via
Blog Bekasi@MyCity; Kegiatan ekonomi masyarakat didaerah yang saya singgahi; musim buah dan penganan yang menarik; kopdar blogger hingga kemungkinan mencari suatu daerah tertentu yang bisa menjadi tempat tinggal untuk menjadi professional blogger

.
Tulisan ini saya muat dalam beberapa seri dan seri pertama adalah mengenai dunia keseharian, blogger &
kronologger.
Ketika saya meluncur di jalan tol Jakarta Cikampek menuju Brebes, belum ada gambaran siapa saja blogger yang bisa saya jumpai dikota-kota yang akan saya lalui. Saya akan ngepos sebentar di Brebes, kemudian menuju Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Yogya, Solo, Salatiga, Semarang dan kembali lagi ke Brebes. Sebagian daerah memang saya datangi karena ada sanak family namun sebagian lagi merupakan jalur yang saya lintasi.
Karena saya tidak menyetir, saya bisa memanfaatkan microblogging Kronologger untuk ngeblog singkat sepanjang perjalanan. Inilah hebatnya. Dalam waktu singkat saya bisa mendapat respon bahwa rekan
Eko Pramuyanto sedang berkunjung ke Brebes ke rumah isterinya dan rekan Kappachan sedang pulang kampung ke Purwokerto. Kopi darat dengan mas Eko bisa dilakukan di alun-alun kota Brebes setelah saya kembali dari Salatiga. Jika diingat rasanya lucu juga karena saya tinggal di Bekasi dan mas Eko di Bandung namun kami berdua justru bertemu di Brebes. Saya jauh lebih sering ke Bandung daripada ke Brebes namun tidak sekalipun berjumpa dengannya

.