Menghentikan SMS Junk XL - 818 dan 1818


:: Feed Reader & Email Subscription ::

Kamu bisa membaca Blog Vavai menggunakan feed reader. Gunakan alamat feed reader ini. Kamu juga bisa mendapatkan email notifikasi setiap ada update pada blog ini. Silakan klik disini untuk mendaftar notifikasi.

Menghentikan SMS Junk XL - 818 dan 1818Wednesday, June 20. 2007


Trackbacks

No Trackbacks

Comments
Display comments as (Linear | Threaded)

sama aja kayak flexi tuh..
namanya juga usaha mas.. :-D
#1 wargimin on 2007-06-20 23:47 (Reply)
Ya, usaha mematikan mengurangi pelanggan :-D
#1.1 Vavai (Homepage) on 2007-06-21 00:28 (Reply)
Saya sempat pake XL juga pas liburan 3 minggu barusan di Indonesia. Sangat menyebalkan sekali memang spam sms dari XL itu. Pelanggannya sendiri dikirimi spam, coba, apa nggak kurang ajar itu? Kalo kita sebagai pelanggan pernah minta secara eksplisit untuk dikirimi spam sih gpp. Seharusnya kan opt-in, tunggu kita yg menyatakan mau dikirimi baru dikirimi, gak boleh sebaliknya (opt-out: masukin dulu, nti kalo gak mau baru minta keluar). Rese emang XL ini. Dulu pas sebentar pernah coba IM3 juga begitu, gak tau skrg masih apa nggak.

Mending kalo spam sms nya ini jarang gitu lho, sehari bisa dua, satu dari 818, satu lagi dari 1818. Dan infonya itu sebetulnya promosi barang dagangan mereka sendiri, bukan informasi yg penting. Kita udah bayar, masih disuruh liat iklan.
#2 Ronny (Homepage) on 2007-06-21 00:46 (Reply)
Benar sekali boss,

Mereka bisa dengan mudah bilang, "Kalau bapak tidak mau bapak bisa telepon 818 untuk menghentikannya". Lantas, kalau memang demikian, apa bedanya XL dengan para spammer kelas teri ?

Bagaimana jika saya yang jadi spammer dan saya yang kirim mereka sms nggak jelas (hanya penting buat saya) berulangkali ? Apa mereka mau terima ? Apa mereka mau berhadapan dengan skrip yang berulangkali ganggu mereka dengan sms junk ?

Saya kira Marketing XL mesti menyadari bahwa mengirim sms spam ini sudah kuno dan ndeso. Kalau XL tetap melakukannya, silakan XL bersiap-siap kehilangan pelanggan.

Cobalah cari cara marketing yang memanjakan pelanggan, bukan trik marketing yang nyebelin pelanggan. Coba saja dibuat poll, "Apakah anda senang dikirimi sms junk ini ?" saya yakin 99% akan memilih tidak. Kalau nggak percaya, kasih tahu nomor XL anda dan akan saya kirimi sms junk secara periodik, enak nggak ?
#2.1 Vavai (Homepage) on 2007-06-21 01:27 (Reply)
Saya beberapa minggu lalu juga telpon ke customer supportnya. Saya minta di unsubscribe-kan dari layanan pemberitahuan. Intinya saya minta: unsubscribe dari SMS layanan dari manapun. Karena setahu saya itu selain dari 818, pasti ada urusannya juga dengan XL.

Saya kira bisa dengan mudah, tapi ternyata TIDAK. Jelas saya sudah kasih nomor saya, saya sebutkan sender-nya. Tapi saya justru diminta lebih spesifik memberitahukan siapa2 pengirimnya.

Sebel.

Belum nyoba lagi setelah beberapa minggu. Tapi, kayaknya akan saya coba lagi nih abis ini.

Bener, cara hebat untuk kehilangan pelanggan. Dari sejak punya HP pertama kali sampai sekarang, saya terus pake XL, tapi sekarang sepertinya sudah mulai berpikir kembali...

Saya sedang melirik Kartu Halo. Atau, ada yang punya rekomendasi operator?
#3 Thomas Arie (Homepage) on 2007-06-21 02:26 (Reply)
pake operator mandor kawat :-)
#3.1 rendy (Homepage) on 2007-06-21 02:48 (Reply)
Mungkin perlu ada gera'an untuk menelpon ke CS XL soal SMS junk ini, biar operatornya mikir. Kalau dibiarkan, mereka punya asumsi, "pelanggan seneng-seneng aza kok" :-(

Kalau mau pakai kartu HALO, sebaiknya contact Abe (Norifumi Abe Poetra), siapa tahu dapet langganan gratis mas :-).
#3.2 Vavai (Homepage) on 2007-06-21 03:05 (Reply)
http://gravity.web.id/2007/06/12/menghentikan-spam-sms-dari-xl/
#4 arjuna (Homepage) on 2007-06-21 06:13 (Reply)
Arjuna ini kasih info apa spam, hehehe...

Thanks buat link-nya. Ternyata sama pengalamannya...
#4.1 Vavai (Homepage) on 2007-06-21 19:06 (Reply)
sip, makasih infonya

kl gsm saya pake matrix en gak ada spam2 an

selain itu pake flexi, nah yg ini juga bikin pusing :-(
gimana cara stopinnya, udah sengaja ngeset nada sela lagu flexi ini pake bonus spam pula
#5 alamster (Homepage) on 2007-06-21 06:28 (Reply)
Saya dan istri saya menggunakan matrix dan ada spam sms juga (walaupun tidak tiap hari). Tapi memang beberapa minggu ini tampaknya tidak ada spam lagi. Mudah-mudahan Indosat sudah sadar :-)
#6 yudiwbs (Homepage) on 2007-06-21 08:29 (Reply)
Sama mas! Dulu saya malah kena spam hargaku (ternyata ini produk XL juga!). Saya minta berhenti tapi malah dibilangin tidak pernah terdaftar (padahal jelas-jelas saya dikirimin terus). Halah-halah... Untung sekarang sudah berhenti, gantinya teuteup spam dari XL bisa 3-4 kali dalam sehari.

Ada cara untuk menghentikannya?
#7 Oskar Syahbana (Homepage) on 2007-06-21 12:40 (Reply)
Mas, coba telp CS-nya XL ke 818, sekalian saja kasih tahu mereka bahwa kita sebal dikirimi SMS junk.

Biar mereka tahu. Kalau kita tidak respon, nanti asumsi mereka, "Sedikit pelanggan yang complain kok..."
#7.1 Vavai (Homepage) on 2007-07-05 02:29 (Reply)
sepertinya susah menghentikan sms spam dari operator. saya sendiri udah coba telpon ke CSO esia (saya pake esia sebagai nomor utama) minta dihentikan sms spam ini, tapi tetep aja masih ada terus sampe hari ini.
saya juga udah coba kirim pengaduan ke BRTI lewat situsnya www.brti.or.id. namun sampai hari ini tidak ada respon dari pihak brti. seharusnya brti lah yang berwenang menegur operator2 (semua operator sekarang pada nge junk gila2an) tersebut.
entalah sampai kapan sms junk ini berenti.

*lho kok jadi kayak posting blog huehue :p
#8 Naif Al'as (Homepage) on 2007-06-22 05:45 (Reply)
Dulu saya pake Menta**, sebel karena menjelang masa aktif habis, pas mo nelpon selalu aja diceramahin kalo masa aktif tinggal sebentar dan minta segera isi ulang. Akhirnya pindah ke pake XL, sebal juga ketika harus selalu menghapus sms gituan. Tapi mo gimana lagi, hal itu -saya yakin- akan terjadi di semua operator. Yah, Bulk Messaging... 'mereka-mereka' yg untung, kita-kita yg rugi ga untung... :-(
#9 bhowo (Homepage) on 2007-07-11 02:56 (Reply)
iya..kita aja yang harus hati-hati
#10 Dedi Mahpudin (Homepage) on 2009-09-01 23:41 (Reply)

Add Comment

Enclosing asterisks marks text as bold (*word*), underscore are made via _word_.
E-Mail addresses will not be displayed and will only be used for E-Mail notifications

To prevent automated Bots from commentspamming, please enter the string you see in the image below in the appropriate input box. Your comment will only be submitted if the strings match. Please ensure that your browser supports and accepts cookies, or your comment cannot be verified correctly.
CAPTCHA

Standard emoticons like :-) and ;-) are converted to images.
BBCode format allowed
 
 

Masukkan email address untuk mendapat notifikasi setiap ada update terbaru pada Blog Vavai

Delivered by FeedBurner


  • Vavai
    Masim "Vavai" Sugianto, IT professional meski kadang-kadang saja bisa prof dan lebih sering nggak tongue. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak tongue. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.