XL 3G dengan Sony Ericsson K-618i • Wednesday, April 25. 2007
Hari Selasa malam, dua hari yang lalu, saya sempatkan belanja susu buat Zeze Vavai. Awalnya, tempat yang dituju adalah Mall Metropolitan Bekasi, samping pintu tol Bekasi Barat. Niatnya memang bukan hanya beli susu, melainkan ingin lihat HP 3G yang mungkin bisa diambil tanpa terlihat oleh penjaganya, hihihi... Nggak ding, kepingin lihat HP 3G di Global Teleshop dan NPC (Nokia Professional Center). Saya pribadi sebenarnya lebih sreg pada Sony Ericsson, karena HP Nokia kelebihan model (saya nggak ingat model N sekian itu kayak gimana dan kelebihannya apa saja
Beberapa waktu sebelumnya saya memang sudah gunakan HSDPA option GlobeSurfer, tapi modem tersebut kurang leluasa dipakai. Masalahnya bukan pada si Option tapi pada saya yang ingin bisa langsung akses online via HP. Option sendiri bisa masih digunakan jika aksesnya memerlukan waktu yang cukup lama.
Di Global Teleshop, model yang tersedia hanya beberapa tipe yang kurang saya minati. Karena tidak menemukan HP yang mur-mer, akhirnya kami meluncur ke Carrefour Bekasi Timur (samping DPRD Kota Bekasi) untuk membeli susu Zeze Vavai.
Saat isteri memilih susu, saya bersama Zeze Vavai meluncur ke bagian elektronik. Meski baru berumur 1 tahun 1 bulan, Zeze Vavai sudah minat pada akses 3G, hehehe. .
Ternyata ada gerai handphone pada bagian penjualan elektronik dan disana ada 2 tipe HP Sony Ericsson yang support 3G, yaitu K-610i dan K-618i. K-610i berkisar pada harga 1,9 juta sedangkan K-618i berkisar pada harga 2 jutaan. Bedanya, K-618i dilengkapi hands free dan memiliki memori lebih besar, 256 MB (K-610i hanya 64 MB). Saya memutuskan mengambil K-618i, dengan pertimbangan kapasitas memorinya bisa digunakan sebagai flash disk dan menyimpan file MP3
. Informasi produk selengkapnya bisa dibaca disini.
Setting internet 3G tidak terlalu sulit, karena Sony Ericsson sudah menyediakan setting otomatis yang bisa dikirim via SMS. Untuk setting internet, coba browsing ke http://www.sonyericsson.com/support.
Selesai melakukan setting internet di HP, sudah langsung bisa menarik email dari vavai.com dan membuka RSS Feedsnya. Sayangnya, RSS Feedsnya tidak bisa (tidak bisa atau saya yang belum tahu
) memilih item dari RSS Feed yang ingin ditampilkan, misalnya saya ingin menampilkan keseluruhan isi, judul atau hanya summary saja. Mengingat blog Vavai tidak ramah pada perangkat mobile (saya menggunakan banyak gambar dan tidak menyediakan akses WAP), saya memilih menggunakan feeds untuk bagian komentar.
Bagi pengguna Windows, tersedia aplikasi PC Suite yang bisa diinstall untuk mengelola isi HP. Anehnya, pada saat diinstall, Installshield sempat lamaaaaaaa sekali berhenti, padahal proses instalasi baru sekitar 90 %. Komputer tidak hang. Setelah saya tinggal membuat teh, menanak nasi dan membaca buku hingga tamat (halah, hiperbolis amat) akhirnya proses instalasi selesai. Proses instalasi saya lakukan di komputer Windows milik isteri karena komputer saya menggunakan SuSE Linux.
Oh ya, saya sempat stuck saat melakukan instalasi modem. Petunjuk instalasi mengatakan agar HP di set dalam posisi Phone Mode agar bisa digunakan sebagai modem. Saya ceklak-ceklik kok nggak ada tuh setting Phone Mode. Karena sebal, akhirnya kabel USB saya pasang langsung tanpa mengaktifkan setting Phone Mode dan voila, ada pilihan Phone Mode di HP. Ternyata pilihan Phone Mode itu baru timbul kalau USB-nya aktif. Dasar Dudulz, hihihi. Saat USB aktif, ada 2 pilihan setting HP, apakah untuk transfer files ataukah untuk Phone Mode.
Pada tepi atas screen HP, ada simbol yang menunjukkan kwalitas jaringan. Daerah saya sendiri, baik rumah di Bekasi maupun kantor di Cakung - Jakarta Timur dapat tercover akses 3G. Hal ini ditandai dengan icon kecil seperti mouse (Saya melihatnya seperti kutu
) pada posisi simbol jaringan. Kecepatan akses 3G cukup baik dan sepertinya akses via HP ini menjadi pilihan menarik untuk personal yang sering online secara mobile.
Untuk konfigurasi XL 3G menggunakan K-618i pada SuSE Linux 10.2 / 10.1 akan saya posting pada Blog Migrasi Windows-Linux (saat ini masih saya ketik
). Pengguna Linux tidak usah khawatir, karena SuSE Linux langsung mengenali si K-618i dan otomatis mendeteksinya. Kita hanya perlu menambah setting sedikit untuk bisa online via Linux kita.
Link tentang K-618i :
1. Support K-618i
2. Pages: PREVIOUS | 1 | 2 | NEXT | All
Saat isteri memilih susu, saya bersama Zeze Vavai meluncur ke bagian elektronik. Meski baru berumur 1 tahun 1 bulan, Zeze Vavai sudah minat pada akses 3G, hehehe. .
Ternyata ada gerai handphone pada bagian penjualan elektronik dan disana ada 2 tipe HP Sony Ericsson yang support 3G, yaitu K-610i dan K-618i. K-610i berkisar pada harga 1,9 juta sedangkan K-618i berkisar pada harga 2 jutaan. Bedanya, K-618i dilengkapi hands free dan memiliki memori lebih besar, 256 MB (K-610i hanya 64 MB). Saya memutuskan mengambil K-618i, dengan pertimbangan kapasitas memorinya bisa digunakan sebagai flash disk dan menyimpan file MP3
Setting internet 3G tidak terlalu sulit, karena Sony Ericsson sudah menyediakan setting otomatis yang bisa dikirim via SMS. Untuk setting internet, coba browsing ke http://www.sonyericsson.com/support.
Selesai melakukan setting internet di HP, sudah langsung bisa menarik email dari vavai.com dan membuka RSS Feedsnya. Sayangnya, RSS Feedsnya tidak bisa (tidak bisa atau saya yang belum tahu Bagi pengguna Windows, tersedia aplikasi PC Suite yang bisa diinstall untuk mengelola isi HP. Anehnya, pada saat diinstall, Installshield sempat lamaaaaaaa sekali berhenti, padahal proses instalasi baru sekitar 90 %. Komputer tidak hang. Setelah saya tinggal membuat teh, menanak nasi dan membaca buku hingga tamat (halah, hiperbolis amat) akhirnya proses instalasi selesai. Proses instalasi saya lakukan di komputer Windows milik isteri karena komputer saya menggunakan SuSE Linux.
Oh ya, saya sempat stuck saat melakukan instalasi modem. Petunjuk instalasi mengatakan agar HP di set dalam posisi Phone Mode agar bisa digunakan sebagai modem. Saya ceklak-ceklik kok nggak ada tuh setting Phone Mode. Karena sebal, akhirnya kabel USB saya pasang langsung tanpa mengaktifkan setting Phone Mode dan voila, ada pilihan Phone Mode di HP. Ternyata pilihan Phone Mode itu baru timbul kalau USB-nya aktif. Dasar Dudulz, hihihi. Saat USB aktif, ada 2 pilihan setting HP, apakah untuk transfer files ataukah untuk Phone Mode.
Pada tepi atas screen HP, ada simbol yang menunjukkan kwalitas jaringan. Daerah saya sendiri, baik rumah di Bekasi maupun kantor di Cakung - Jakarta Timur dapat tercover akses 3G. Hal ini ditandai dengan icon kecil seperti mouse (Saya melihatnya seperti kutu
Untuk konfigurasi XL 3G menggunakan K-618i pada SuSE Linux 10.2 / 10.1 akan saya posting pada Blog Migrasi Windows-Linux (saat ini masih saya ketik
Link tentang K-618i :
1. Support K-618i
2. Pages: PREVIOUS | 1 | 2 | NEXT | All
Posted by Muhammad Rivai Andargini in Komputer Comments: (10) Trackbacks: (2)
Random Entry: Minder Secara Intelektual
< Suasana Idaman yang Menyenangkan, Nyaman dan Tenteram | Koneksi XL 3G dengan Sony Ericsson K-618i dan Open SuSE 10.2 >
< Suasana Idaman yang Menyenangkan, Nyaman dan Tenteram | Koneksi XL 3G dengan Sony Ericsson K-618i dan Open SuSE 10.2 >

. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.
Sesuai dengan apa yang saya tulis pada artikel sebelumnya (XL 3G dengan Sony Ericsson K-618i), berikut adalah step by step konfigurasi XL 3G pada Open SuSE 10.2 yang saya gunakan.Untuk mudahnya, saya mengkombinasikan YAST dan text editor untuk melakukan
Tracked: Apr 25, 22:35
Setelah melakukan pendaftaran XL 3G paket Mega Data di XL Center Bekasi beberapa waktu yang lalu, kemarin, 03 Mei 2007, ada petugas survei dari XL yang datang ke rumah. Waktu saya tanya pada orang rumah-saya sedang bekerja, "apa saja yang ditanyakan
Tracked: May 04, 01:34