Kontes SEO, Suspended Blog dan Efek Susulannya • Monday, April 23. 2007
Trackbacks
Trackback specific URI for this entry
No Trackbacks
Comments
Display comments as
(Linear | Threaded)
Dari tulisan di atas sepertinya aku termasuk sbg panitia kontes / penggagas kontes. Sebagai klarifikasi, aku BUKAN termasuk panitia dan juga BUKAN penggagas (bisa dirunut dari thread yg ada di forum adsense-id). Soal ini sudah bbrp kali aku klarifikasi di berbagai blog, tp sepertinya masih kurang ampuh, hehehe.
*ngomong2 form komentar ini gede amat sih ukuran font-nya...
*ngomong2 form komentar ini gede amat sih ukuran font-nya...
Terima kasih atas respon dan klarifikasinya, boss. Dengan demikian klarifikasi sudah dibuat,
.
BTW, form ini pakai huruf gede karena 2 hal :
1. Saya salah setting style.css
2. Karena mata saya sudah minus
Hihihi... Saya akan coba rapikan...
BTW, form ini pakai huruf gede karena 2 hal :
1. Saya salah setting style.css
2. Karena mata saya sudah minus
Hihihi... Saya akan coba rapikan...
yang sudah terjadi biarlah berlalu..
manusia tidak ada yg sempurna, semua pasti pernah melakukan kesalahan.. anggap ini suatu pelajaran, semoga bisa diambil hikmahnya..
buat blogger indonesia jangan terpecah belah, saya sangat sedih dan menyayangkan sampai terjadi perpecahan..
ingat!! kita semua saudara, sebangsa, setanah air..
lupakan ya telah lalu.. mari bersatu untuk kemajuan Indonesia..
maju terus blogger Indonesia!!!
capekkkk
manusia tidak ada yg sempurna, semua pasti pernah melakukan kesalahan.. anggap ini suatu pelajaran, semoga bisa diambil hikmahnya..
buat blogger indonesia jangan terpecah belah, saya sangat sedih dan menyayangkan sampai terjadi perpecahan..
ingat!! kita semua saudara, sebangsa, setanah air..
lupakan ya telah lalu.. mari bersatu untuk kemajuan Indonesia..
maju terus blogger Indonesia!!!
capekkkk
Wah, mas Wargimin ini bisa menjadi orang tua yang bijak
.
Kadang kasus seperti ini menunjukkan perilaku dasar manusia Indonesia.
Ketika ada yang berbuat benar dalam kerangka sistem; dikritik secara emosional agar sebaiknya tenggang rasa, kekeluargaan, bla bla bla yang intinya "kamu jangan merasa benar, sebab kami sedang kecewa karena kamu berbuat benar"
Menghakimi Nenda rame-rame yang awalnya hanya berniat melaporkan merupakan salah satu bentuk feodalisme preman-preman.
Ketika ada yang berbuat benar dalam kerangka sistem; dikritik secara emosional agar sebaiknya tenggang rasa, kekeluargaan, bla bla bla yang intinya "kamu jangan merasa benar, sebab kami sedang kecewa karena kamu berbuat benar"
Menghakimi Nenda rame-rame yang awalnya hanya berniat melaporkan merupakan salah satu bentuk feodalisme preman-preman.
Jika efek negatifnya, mungkin ya mas Jay. Saya sependapat. Sejak membaca posting mas Jay beberapa waktu yang lalu saya sudah sempat membatin (gayanya kayak nulis cerpen aza
), maksud dan arah tulisannya kemana ya...
BTW, analogi "kamu jangan merasa benar, sebab kami sedang kecewa karena kamu berbuat benar" tidak sepenuhnya tepat karena ada juga yang kecewa pada Nenda bukan pada konteks benar salahnya melainkan lebih kepada "Kenapa nggak gini dulu...". Mungkin bukan kecewa malah, tapi menyayangkan.
BTW, saya sependapat dengan komentar Kunderemp pada bagian bawah.
Daleeem
BTW, analogi "kamu jangan merasa benar, sebab kami sedang kecewa karena kamu berbuat benar" tidak sepenuhnya tepat karena ada juga yang kecewa pada Nenda bukan pada konteks benar salahnya melainkan lebih kepada "Kenapa nggak gini dulu...". Mungkin bukan kecewa malah, tapi menyayangkan.
BTW, saya sependapat dengan komentar Kunderemp pada bagian bawah.
QUOTE:
"Kita gak bisa mengharapkan seseorang memberitahu kita setiap kita akan melanggar sesuatu."
Daleeem
mungkin Nenda menganggap bahwa semua peserta kontes sudah tau tentang TOS itu. Bukankah TOS itu seharusnya dibaca sewaktu membuat blog di wordpress.com?
Anyway, ini cuma opini aja, saya juga ngga tau gimana yang sebenarnya terjadi
Anyway, ini cuma opini aja, saya juga ngga tau gimana yang sebenarnya terjadi
QUOTE:
Anyway, ini cuma opini aja, saya juga ngga tau gimana yang sebenarnya terjadi
Hehehe, ngakunya gak tahu tapi ikutan komentar, nanti salah sasaran lho, Aldi
hihihihi, soalnya saya cuma mengeluarkan pendapat tentang kemungkinan yang ada
Kebiasaan rata2 orang Indonesia memang tidak membaca TOS dulu.
ngomong2, kok gambar ilustrasinya nya kupu2 mas vai?
hihihi...
gak fokus
hihihi...
gak fokus
Siapa bilang nggak fokus. Lha itu kasih gambar kupu-kupu sengaja kok, sebagai bentuk 'keseimbangan dalam berkomentar' hehehehe...
Saya sepakat dengan komentar Aldi di sini dan komentar Mas Priyadi di blog-nya Jay.
Kontrak sudah dibuat antara wordpress dengan pengguna. Dengan setuju maka tidak ada alasan 'tidak mengerti kontrak'.
Sikap seperti itu yang sebenarnya harus kita hindari. Kita gak bisa mengharapkan seseorang memberitahu kita setiap kita akan melanggar sesuatu.
Kontrak sudah dibuat antara wordpress dengan pengguna. Dengan setuju maka tidak ada alasan 'tidak mengerti kontrak'.
Sikap seperti itu yang sebenarnya harus kita hindari. Kita gak bisa mengharapkan seseorang memberitahu kita setiap kita akan melanggar sesuatu.
Semoga polemik ini cepat selesai dengan saling memaafkan dan belajar dari pengalaman yg ada.
Kalo maunya mencari kesalahan orang lain padti tidak akan pernah ada habisnya..
Kalo maunya mencari kesalahan orang lain padti tidak akan pernah ada habisnya..
Perang di manapun g ada yang menang secara mutlak. Makanya, ADR *halah*.
Saya sendiri pas itu g tahu cara buat menghubungi panitia. Satu2nya jalur yang saya tahu saat itu adalah spam report di wordpress.com.
Btw, panitianya sudah baca TOS dan review2 dari kejadian suspension di wordpress sebelumnya belum? Soalnya tidak tahu hukum itu bukan alasan untuk bebas dari hukuman *halah*.
Saya sendiri pas itu g tahu cara buat menghubungi panitia. Satu2nya jalur yang saya tahu saat itu adalah spam report di wordpress.com.
Btw, panitianya sudah baca TOS dan review2 dari kejadian suspension di wordpress sebelumnya belum? Soalnya tidak tahu hukum itu bukan alasan untuk bebas dari hukuman *halah*.
kita harus bersikap lebih dewasa.. masa cuma hal sepele saja kita saling bunuh antar saudara..
PEACE LAH!!
PEACE LAH!!
Halo Nenda,
Makasih buat responnya. Iya, aku juga dah baca penjelasan kamu bahwa kamu gak tahu cara menghubungi panitia.
Tetap semangat ya, hayo ! halah, tambah kachow
Makasih buat responnya. Iya, aku juga dah baca penjelasan kamu bahwa kamu gak tahu cara menghubungi panitia.
Tetap semangat ya, hayo ! halah, tambah kachow
nenda 99% gak salah. saya juga sering flag blog di blogger sebagai spam. bahkan kalau lagi niat kadang2 suka lapor ke upstreamnya lewat whois. saya gak perlu kontak2 dulu pemilik blognya. soal urusan apakah mau diblok atau tidak, itu urusan pemilik layanan blog dan/atau upstreamnya. yang penting saya sudah menjalankan bagian saya.
kesalahan nenda sebenernya cuma satu: dia ngaku kalau dia yang melaporkan.
kesalahan nenda sebenernya cuma satu: dia ngaku kalau dia yang melaporkan.
Lain kali saya subs program perlindungan saksi deh. telat
maaf bukan bermaksud nyepam..
hati-hati kepada pihak yg ingin mengambil keuntungan dari keruhnya suasana, jangan sampai kita di adu domba...
sangat mungkin sekali akan ada pihak yg mengadu domba bangsa sendiri....
jangan mudah dihasut.....
jangan mudah percaya dengan yg kita lihat atau baca, cernalah dengan hati nurani kita...
terbukti banyak sekali comment2 yg "mengadu" dan memperkeruh suasana...
PEACE LAH!!!!
*lanjutin makan batagor
hati-hati kepada pihak yg ingin mengambil keuntungan dari keruhnya suasana, jangan sampai kita di adu domba...
sangat mungkin sekali akan ada pihak yg mengadu domba bangsa sendiri....
jangan mudah dihasut.....
jangan mudah percaya dengan yg kita lihat atau baca, cernalah dengan hati nurani kita...
terbukti banyak sekali comment2 yg "mengadu" dan memperkeruh suasana...
PEACE LAH!!!!
*lanjutin makan batagor
#10: iya ya. Kalau Nenda memang berniat membantu wordpress, walaupun tanpa dibayar, Nenda bisa melaporkan pada wordpress tanpa mengaku.
Namun sekali lagi, jika aku jadi Nenda, aku tak akan merepotkan diri melapor.
Namun sekali lagi, jika aku jadi Nenda, aku tak akan merepotkan diri melapor.
Halo mas vavai...
Blog saya sendiri termasuk blog yg disuspend, saya memang sudah mendaftar sebagai peserta SEO, tetapi saya blom sempat mempostingkannya, baru hanya berupa draft, dan saya juga masih mempelajari teknik2nya didua kontes sebelumnya karena saya berfikir deadlinenya masih lama (1 Juli 2007),dan kalo dianggap sebagai spam, saya heran spam dimananya..?? nulis aja blom..?? koment dimana-mana aja ngga..?? kok diblok ..??
Jujur ga ada niat apa-apa saya ikutan dalam kontes tersebut, cuman iseng2 nambah ilmu dan kebetulan belakangan ada hadiahnya dan kebetulan juga diwordpress dan saya juga bukan master dalam SEO bahkan dalam dunia IT sekalipun..!
Saya juga tidak akan ikut mencaci maki pelapornya ga terlalu penting menurut saya. Cuman yang saya sayangkan pelapornya seharusnya liat2 dulu kek isi blog seseorang baru ngelapor.
Blog saya sendiri termasuk blog yg disuspend, saya memang sudah mendaftar sebagai peserta SEO, tetapi saya blom sempat mempostingkannya, baru hanya berupa draft, dan saya juga masih mempelajari teknik2nya didua kontes sebelumnya karena saya berfikir deadlinenya masih lama (1 Juli 2007),dan kalo dianggap sebagai spam, saya heran spam dimananya..?? nulis aja blom..?? koment dimana-mana aja ngga..?? kok diblok ..??
Jujur ga ada niat apa-apa saya ikutan dalam kontes tersebut, cuman iseng2 nambah ilmu dan kebetulan belakangan ada hadiahnya dan kebetulan juga diwordpress dan saya juga bukan master dalam SEO bahkan dalam dunia IT sekalipun..!
Saya juga tidak akan ikut mencaci maki pelapornya ga terlalu penting menurut saya. Cuman yang saya sayangkan pelapornya seharusnya liat2 dulu kek isi blog seseorang baru ngelapor.
Ini beneran kang Kombor yang nulis ? gag percaya
Ada beberapa comment seperti ini. Apa mass comment atau ada yg pakai nama Kang Kombor ?
Atau memang beneran ?
Ada beberapa comment seperti ini. Apa mass comment atau ada yg pakai nama Kang Kombor ?
Atau memang beneran ?
Gambar kupu-kupu artinya Butterfly Effect ya mas Vavai?
BTW salam kenal.
BTW salam kenal.
Mencari info tentang suspend Wordpress.com dan menemukan artikel disini, walau jauh sekali waktu yg erna komentari skr ini. Apakah blog erna juga termasuk kena suspend ya karena mengikuti dua kontes yaitu Busby dan Kampan** Dama* yg skr ini marak.
Untuk mengembalikannya bagaimana ya mas soal blog erna tersebut, bingung nih. Bisa dijawab via email, apabila berkenan.
Untuk mengembalikannya bagaimana ya mas soal blog erna tersebut, bingung nih. Bisa dijawab via email, apabila berkenan.
wa wahh.. memang rasanya jg agak sedikit marah saya membaca postingan diatas. saya maah knp msh ada sikap para blogger yang seperti itu. aq sering mendapat peringatan dari google adsense karena palaporan dan pengeklikan iklan yang memang di sengaja oleh pihak lain, gara2 aq pernah commend dan mengkritik suatu blog dan alhasil besoknya aq kena suspen oleh google adsense. semoga dengan kejadian ini marilah kita para blogger bisa bertindak lebih dewasa. krna saya yakin kita semua bukan anak2 tentunya.. dan saya jg yakin kita lebih dari seorang blogger di dunia nyata. Salam Perdamaian dan Salam Sukses selalu Blogger Indonesia


. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak
. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.