
Jika melihat kebelakang perjalanan hidup (kayak sudah tua banget

), saya kok ya melihat bahwa banyak kinerja tinggi dan hasil kerja bagus dihasilkan saat kepepet waktu. Kala tenggat sudah mendekati akhir dan pressure pekerjaan mendekati puncak.
Apakah ini normal untuk setiap orang atau karena kelakuan buruk saya saja yang suka menunda pekerjaan ?
Seorang teman waktu masih sama-sama sekolah dasar bercerita, dia bisa melompati pagar setinggi hampir 1,5 meter saat mengambil buah dikebun tetangga dan ketahuan pemiliknya, hehehe... Sebenarnya, meski tidak mencuri, buah tersebut suka diberikan oleh pemilik saat panen, namun karena nggak sabar menunggu panen, lebih senang diambil langsung meski statusnya jadi mencuri

. Di kampung, mengambil buah untuk makan biasanya tidak terlalu diributkan, karena kuantitasnya tidak banyak dan pelakunya ya anak-anak tanggung usia sekolah dasar.
Waktu kerusuhan Mei 1998,
Waktu kerusuhan Mei 1998, banyak rekan bercerita bahwa mereka mampu melompati kali (sungai kecil) yang cukup lebar waktu dikejar-kejar oleh aparat pasca demo yang sering dilakukan medio Mei 1998. Saat normal, dibayarpun masih mikir-mikir buat melompati kali tersebut.
Kembali ke soal kinerja, entah mengapa pikiran saya jadi lancar dalam melakukan kegiatan coding jika tenggat sudah mepet. Jelek memang tapi kalau dipikir-pikir kok ya sering saya ulangi. Banyak ide dan inspirasi bagus justru saat bekerja dalam tekanan waktu.
Berangkat kerja menggunakan kendaraan pribadipun sering meninabobokan saya. Rasanya badan tidak fresh saat sampai ditempat kerja. Beda suasananya jika saya naik angkutan umum, dimana saya sering harus berolahraga dan "adu body" dengan orang lain, hihihi...
Mudah-mudahan sifat jelek menunda pekerjaan dan kinerja tinggi saat kepepet bisa saya hilangkan. Berbahaya sekali kalau saya bersantai-santai diawal dan bekerja keras diakhir. Mau bantu saya ?
Note : Gambar diambil dari
Sini