Toto-chan, Gadis Cilik di Jendela


:: Feed Reader & Email Subscription ::

Kamu bisa membaca Blog Vavai menggunakan feed reader. Gunakan alamat feed reader ini. Kamu juga bisa mendapatkan email notifikasi setiap ada update pada blog ini. Silakan klik disini untuk mendaftar notifikasi.

Toto-chan, Gadis Cilik di JendelaMonday, November 27. 2006


Trackbacks

No Trackbacks

Comments
Display comments as (Linear | Threaded)

Hebat ya, sudah dari zaman perang dunia kedua ada sekolah yang seperti ini.

Bagi yang menginginkan seperti ini juga untuk anaknya, kini sudah bisa misalnya dengan homeschooling (HS). Kini sudah diakui dan mulai didukung oleh Diknas.

Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di milisnya, asahpenaindonesia-subscribe@egroups.com

Semoga bermanfaat.
#1 harry (Homepage) on 2006-11-27 03:12 (Reply)
Terima Kasih mas...

Saya juga ada link sekolah alam di Bandung tapi saya google sedang
macet. Nanti saya tambahkan ke posting tersebut.

Sepertinya anak saya nanti minat ke sekolah seperti ini :-) .
#1.1 Muhammad Rivai Andargini (Homepage) on 2006-11-27 06:42 (Reply)
Vavai yang baik,
saya senang membaca resensi yang anda buat.
Apakah anda juga penulis buku tersebut?
Apakah senang juga meresensi buku-buku jenis lain seperti kesehatan, kecantikan dan lainnya?
Bukan apa apa, saya terus mencari peminat yang senang meresensi sebab Penerbit Erlangga semakin banyak menerbitkan buku umum.
#2 dharma hutauruk (Homepage) on 2006-11-27 11:29 (Reply)
wah ada juga yang udah baca totto chan.

gw kira cuma anak kaya gw aja...
secara gw suika banget baca novel

hehe

sumpah, semenjak gw baca totto chan gw sadar bahwa dunia pendidikan itu menarik minat gw.

gw ini mahasiswi pendidikan bahasa inggris unj, dan gw kira nyokap bokap salah besar masukin gw ke kampus ini.

ternyata salah.
gw jadi lebih tertarik blajar pendidikan dan juga psikologi pendidikan. bagaimana mengatur emosi anak supaya lebih tertantang untuk belajar tanpa membebani anak tersebut.

smua itu karena novel totto chan.
dan juga dukungan dari bokap nyokap yang menjadi guru di skolah negeri dan juga kakak gw yang menjadi guru di sebuah skolah internasional.

makasih ya totto chan.
gw jadi sadar smua omongan mereka ber3 benar.
dunia pendidikan itu indah.

kita bisa bangga mlihat diri sndiri kalau anak didik kita juga dapat membanggakan dirinya karena kesanggupan dan keberhasilan dalam belajar.

moga moga gw lulus kuliah cepet.

AMIN
#3 putri adini on 2007-01-02 05:12 (Reply)
Ya, dunia pendidikan memang menarik, apalagi ini terkait dengan psikologi si kecil.

Kalau nanti Putri sudah jadi guru, ingat selalu kisah Toto-chan ya... Buat sebagian masyarakat di Indonesia, model sekolah Toto-chan mungkin masih aneh, jadi kalau nanti ada niat buat mengadopsi modelnya, perlu pertimbangan yang benar-benar dipersiapkan.

Saya doakan cepat lulus kuliah dengan hasil terbaik.
#3.1 Muhammad Rivai Andargini (Homepage) on 2007-01-02 05:47 (Reply)
assalamu'alaikum..
pertama crafty buka situs ini, hm.., cenneeeeng bangett!
terus terang aja, crafty blum baca novel totto chan.
tappi.. pengeeeen bangedd!
hehe
putri tau ada novel totto chan,,
dari guru putri yang sekarang dah gak ngajar crafty lagee.. hiqshiqs
guruku bilang, novel totto chan keren abist.
kata pak musfir, kalo beliau jadi guru, dia pengen kaya sasako kobayashi..
hm,,
jadi penasaran de isinya totto chan..
dah dulu yak!
bubye..
wassalam vavai
crafty_canthik
#3.1.1 crafty rini putri on 2007-01-11 06:30 (Reply)
Mesti panggil apa niy ?

Apa panggil Craft :-D ,

Wassalam mualaikum,

Saya juga senneg banget baca novelnya. Awalnya saya pikir hanya novel
Jepang biasa, yang kisah-anak-anak demikian adanya, ternyata isinya
benar-benar bagus.

Saya sampai bercita-cita, mau bikin sekolah seperti Tomoe Gakuen. Kalau
dulu saya pernah berpikir sekolah ditempat demikian, sekarang saya
berpikir pingin bikin sekolah seperti itu.

Salam juga Crafty cantik,
#3.1.1.1 Muhammad Rivai Andargini (Homepage) on 2007-01-11 07:16 (Reply)
iya, toto chan memang buku hebat. saya sudah baca. salam kenal :-)
#4 puput (Homepage) on 2007-03-22 14:38 (Reply)
haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii q anak manusia salam kenal
#5 muh akbar suudi on 2007-04-23 03:16 (Reply)
Terimakasih buat review-nya.
Saya baru mendengar tentang Toto-Chan dari seorang teman.
Sayang sekali Saya belum sempat membaca bukunya.
Saking penasaran, Saya coba cari di search engine
yang ternyata mengarahkan Saya ke blog Mas Vavai
:-D

Review-nya saja sangat mencerahkan, apalagi bukunya.
Doakan semoga Saya cepat bisa membaca bukunya yaa...

Terimakasih & Salam kenal,
Iin RZ.
#6 iin rz (Homepage) on 2008-02-19 14:14 (Reply)
Hi Iin (just like my young sister nick name) :-)

Ya, buku ini memang sangat bagus dan memberikan cara pandang yang berbeda untuk pendidikan. Menarik sekali.

Terima kasih sudah berkunjung.
#6.1 Vavai (Homepage) on 2008-02-20 01:04 (Reply)
salam.
whaa, jarang ada yg kunjung ke sini yah, padahal dah satu tahun dak kesini lagi..
apakabar mas vavai?
tau gaa,, crafty kan dah beli buku totto chan, nah, karna crafty pengen bgt guru2 crafty baca, akhirnya crafty pinjemin ke guru crafty, ehh, sampe skarang jd ga balik lg deh, bukunya.
mungkin hilang.
sayanQ yah.
kalo ada kabar ttg totto chan, kasitau yha..
#6.1.1 crafty on 2008-08-08 07:57 (Reply)
Thanks Vavai..
Mengenang kembali buku ini dalam resensi kamu, saya jadi inget kalo buku ini adalah bacaan saya waktu saya SMP...saya mendapat buku ini sebagai hadiah ulang tahun dari ibu saya...tadinya saya kurang suka bacaan tebal, karena maklumlah saat umur segitu senangnya baca Tintin, Donal Bebek, smurf, asterix&obelix...Tapi aneh bin ajaib...ternyata saya baca satu halaman pengin terus baca sampe selesai...ceitanya mang bagus banget...Buku itu masih aku simpan...aku pengin anaku nanti juga membaca buku ini. Sekarang aku baru merrit 1 tahun, sedang berdoa untuk segera punya momongan...Aku berharap pendidikan di Indonesia juga bisa murah dan menghasilkan manusia2 yang baik bagi Indonesia saja dulu baru dunia... Amin. Mari Qt mulai dari anak Qt...

Salam kenal buat Vavai..aku lagi cari cerita jepang tentang Sekolah Jaman perang juga, tapi lupa jdulnya..karena aku dulu baca di perpustakaan SMP ku...kemaren aku ke sana, kucari belum nemu juga...maklum cari bukunya masih manual...hehehehe.
Vavai punya reverensi mengenai berbagai cerita tersebut selain Gadis cilik di Jendela??
Imel aku ya... di denee_marsoem@yahoo.co.id
Thanks banget
#7 deny on 2008-05-30 15:51 (Reply)
Toto Chan? tidak perlu diragukan lagi.pasti semua punya harapan anaknya bisa sekolah di Tomoe, sayangnya belum banyak sekolah seperti itu di Indonesia. dan seperti juga di Jepang buku ini seharusnya menjadi pegangan wajib seluruh guru di Indonesia, biar tidak ada yang melakukan kekerasan pada muridnya dan tau apa yang dibutuhkan oleh seorang anak. semoga sukses banget buat semuanya!!!
#8 Dian on 2009-02-03 12:24 (Reply)
wahhhhh......... toto-chan emg kren bgd ...
qu ska bgd ma novelnya, emg sih qu blm selesai bca novelnya... tpy qu dah tau klo crtanya thu krennnn......
waaaaaaaaaaaaaaaaaa......
#9 genino (Homepage) on 2010-12-22 11:50 (Reply)
novel totto chan memang seru!tentang kelas di gerbong kereta yang sudah tak beroperasi lagi merupakan suatu hal yang baru bagi seluruh orang.totto chan anaknya memang lucu dan lugu.sayang,dia tidak disukai dengan Taiji yamanouchi atau tai chan.katanya mungkin gara gara totto chan mengalahkannya di pertandingan sumo.
sukses terus buat Tetsuko kuroyanagi atau totto chan!
#10 puspa on 2012-02-24 03:48 (Reply)

Add Comment

Enclosing asterisks marks text as bold (*word*), underscore are made via _word_.
E-Mail addresses will not be displayed and will only be used for E-Mail notifications

To prevent automated Bots from commentspamming, please enter the string you see in the image below in the appropriate input box. Your comment will only be submitted if the strings match. Please ensure that your browser supports and accepts cookies, or your comment cannot be verified correctly.
CAPTCHA

Standard emoticons like :-) and ;-) are converted to images.
BBCode format allowed
 
 

Masukkan email address untuk mendapat notifikasi setiap ada update terbaru pada Blog Vavai

Delivered by FeedBurner


  • Vavai
    Masim "Vavai" Sugianto, IT professional meski kadang-kadang saja bisa prof dan lebih sering nggak tongue. Nick name Muhammad Rivai Andargini, nama yang dipakai sejak SMP dan sekarang menjadi nama anak tongue. Tinggal di Bekasi, Bekerja di Jakarta. Minat pada Linux dan dunia Open Source, Membaca, Hiking dan Avonturir.