Menambah Harddisk Virtual untuk DRBD

Migrasi Server, openSUSE & SLES, Tips, Tricks & Tutorial1 Comment


Sewaktu desain sistem server pertama kali di kantor klien, saya membuat sistem High Availability (Linux HA) dengan 1 buah harddisk virtual yang disinkronisasi melalui media DRBD (tutorialnya dapat dibaca disini : bagian 1, bagian 2 dan bagian 3). Setelah beberapa lama, klien menginginkan tambahan harddisk virtual yang disinkronisasi, jadi DRBD akan menangani 2 atau lebih harddisk virtual, alias multi node support.

Proses penambahan harddisk DRBD ini relatif mudah, karena yang kita lakukan hanya memasang harddisk (atau membuat virtual disk jika menggunakan Virtualisasi) yang akan dijadikan media DRBD, kemudian memodifikasi file konfigurasi /etc/drbd.conf. Berikut adalah contoh konfigurasi DRBD untuk single node :

[code language=’cpp’]
global {
dialog-refresh 1;
usage-count yes;
minor-count 5;
}
common {
syncer {
rate 10M;
}
}
resource r0 {
protocol C;
disk {
on-io-error detach;
}
syncer {
rate 10M;
al-extents 257;
}
on alpha {
device /dev/drbd0;
address 192.168.1.20:7788;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdb;
}
on bravo {
device /dev/drbd0;
address 192.168.1.21:7788;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdb;
}
}
[/code]

Yang perlu dilakukan adalah menduplikasi bagian r0 hingga akhir dan menggantinya dengan identifikasi node yang baru. Misalnya node r0 diganti menjadi r1, kemudian device /dev/drbd0 menjadi /dev/drbd1, port 7788 menjadi 7789 dan yang terakhir mengubah harddisk yang dijadikan media DRBD misalnya dari /dev/xvdb menjadi /dev/xvdd (sesuaikan dengan path device disk yang anda miliki) sehingga konfigurasi menjadi seperti contoh berikut :

[code language=’cpp’]
global {
dialog-refresh 1;
usage-count yes;
minor-count 5;
}
common {
syncer {
rate 10M;
}
}
resource r0 {
protocol C;
disk {
on-io-error detach;
}
syncer {
rate 10M;
al-extents 257;
}
on alpha {
device /dev/drbd0;
address 192.168.1.20:7788;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdb;
}
on bravo {
device /dev/drbd0;
address 192.168.1.21:7788;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdb;
}
}

resource r1 {
protocol C;
disk {
on-io-error detach;
}
syncer {
rate 10M;
al-extents 257;
}
on alpha {
device /dev/drbd1;
address 192.168.1.20:7789;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdd;
}
on bravo {
device /dev/drbd1;
address 192.168.1.21:7789;
meta-disk internal;
disk /dev/xvdd;
}
}
[/code]

Lakukan pengubahan file konfigurasi diatas pada komputer pasangan (dalam contoh adalah komputer bravo). Setelah itu, kita bisa mengelola node DRBD yang baru dengan perintah :

[code language=’cpp’]
drbdadm create-md r1
service drbd start
service drbd status
[/code]
Penggunaan node DRBD yang baru sama halnya dengan mekanisme penggunaan node DRBD yang sudah ada.

About the author:

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan PT. Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.

One thought to “Menambah Harddisk Virtual untuk DRBD”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top