Download PDF : Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server

Share

Kalau ada polling, layanan service apa dari Windows server yang paling banyak digunakan di Indonesia dan kerap membuat para Admin Windows ragu untuk migrasi ke Linux, Domain Controller mungkin bisa menjadi salah satu jawaban terbanyak selain aplikasi database server.

Windows Domain Controller adalah service server yang memberikan layanan domain logon, domain authentication, share authentication, permission, hak akses dan lain sebagainya, yang biasanya diintegrasikan dengan layanan file server. Layanan ini sebenarnya sudah tersedia sejak lama di Linux melalui service Samba, namun tidak semua admin Windows mau mencoba konfigurasi Linux Server secara manual.

Setting Domain Controller dan File Server di Windows sebagian besar menggunakan Wizard dan berbasis GUI sehingga akan sangat mungkin muncul resistensi jika mereka diminta melakukan konfigurasi secara manual atau berbasis teks. Konfigurasi berbasis teks memang tidak sulit-sulit amat, namun pandangan ini belum tentu sama bagi sebagian Admin.

Download “Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server”

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.
Masim Vavai Sugianto

Artikel Terkait

Masukkan alamat email pada form dibawah ini untuk menerima update mengenai artikel, tutorial atau tips terbaru dari website ini:

Delivered by FeedBurner

10 Responses for “Download PDF : Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server”

  1. Prima says:

    Salam kenal mas, n salam semangat opensource :D
    Saya prima dari jogja, lagi belajar memaksimalkan OS, App, Software OpenSource. Mungkin pertanyaan yang saya ajukan rada lucu, tapi memang belum tahu konsepnya sama sekali. Begini perihal yang ingin saya tanyakan, saya belum paham konsep domain logon, domain authentication, share authentication.

    Apakah dengan hal tersebut saya bisa membuat pc client dengan user login terpusat di server (client menggunakan windows xp)? Sejauh yang saya tahu, kita hanya bisa membuat user login pada setiap pc.

    Mohon pencerahaannya, dan mohon maaf jika terlalu luas pertanyaannya, maklum baru belajar sysadmin.

  2. @Prima,
    Ya, benar. Tutorial ini akan otomatis membuat user name & password terpusat di server. Klien harus dibuat join domain supaya bisa menggunakan user name dan password yg ada di server.

  3. Dhoni says:

    assalamu’alaikum mas vavai
    saya sudah coba tutorial diatas, pada halaman 8-9 di tunjukkan cara penambahan record domain controller. Pertanyaan saya
    1.apakah bisa jika yg jadi pdc adalah windows server 2000 /2003.
    2. Kemudian service dan port yg digunakan berapa.

    terimakasih.

  4. @Dhoni,
    Saya belum tahu. Mungkin bisa dilihat judulnya, bahwa tutorial ini dibuat dan ditujukan untuk membuat Linux PDC untuk menggantikan server Windows.

  5. [...] Proses setup dan konfigurasi berjalan lancar, mudah dan cepat mengikuti panduan yang ada disini : Tutorial Samba PDC+OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller & File Server. Proses testing share data berikut permission folder juga berjalan lancar. Masalah baru terjadi [...]

  6. [...] Kalau ada polling, layanan service apa dari Windows server yang paling banyak digunakan di Indonesi… Aplikasi, F/OSS, GNU/Linux, Sindikasi [...]

  7. priyanto says:

    artikelnya sangat memotivasi mas,
    sayang masih perlu Microsoft SQL Server
    atau ada solusinya biar Microsoft SQL Server bisa jalan di open suse?

  8. indra says:

    bleh nny gak ?
    ada gak tutorial setting pdc(primary domain controller)..
    bagi donk..
    aku btuh bnget nih..

  9. @Priyanto,
    SQL Server paling mungkin dijalankan diatas Win XP Virtual yang jalan diatas openSUSE

    @Indra,
    Lha, si boss sudah baca artikel diatas belum ??

  10. arigiduk says:

    artikel yang menarik, sudah lama saya ingin pindah haluan dari window ke linux tapi customer tidak memungkinkan karena di sekolah yang diajarkan adalah window.

Leave a Reply

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.

Link

Switch to our mobile site

Log in - BlogNews Theme by Gabfire themes