Tips Cara Mudah Memindahkan Zimbra ke Harddisk yang Lebih Besar

Distro, Migrasi Server, Tips, Tricks & Tutorial2 Comments

Seorang Administrator biasanya sudah memperhitungkan kemungkinan perubahan sistem dan implikasinya sewaktu melakukan setup pertama kali. Meski demikian, Administrator juga bukan dukun 😛 . Tetap terbuka kemungkinan bahwa konfigurasi dan setup diwaktu awal ternyata kurang sesuai atau tidak mampu memenuhi kebutuhan diwaktu berikutnya.

Salah satu contoh misalnya penggunaan ukuran harddisk untuk Zimbra. Sewaktu setup awal, ukuran harddisk Zimbra mungkin sudah cukup besar namun dalam perkembangannya, ada kejadian diluar estimasi sehingga ukurannya perlu diubah menjadi ukuran yang lebih besar, misalnya dengan menggunakan harddisk baru. Bagaimana cara mengatasinya? Sederhana saja kok, silakan ikuti panduan berikut ini :

  1. Matikan server Zimbra
  2. Pasang Harddisk baru
  3. Lakukan proses format dan penyiapan sistem, misalnya harddisk baru diformat menggunakan sistem Ext3. Pengguna openSUSE/SLES bisa menggunakan menu YAST | System | Partitioner untuk melakukan proses format. Mount ke sebuah folder sementara, misalnya ke /opt_baru. Mount secara manual bisa dilakukan dengan perintah melalui konsole/terminal :
    [code language=’cpp’]
    mkdir /opt_baru
    mount -t ext3 /dev/sdx1 /opt_baru
    [/code]
    Jangan lupa ganti ext3 dengan tipe partisi yang digunakan dan ganti /dev/sdx1 dengan alamat fisik harddisk baru, misalnya /dev/sdb1 atau /dev/sdc1. Alamat fisik dapat dicheck dengan perintah konsole :
    [code language=’cpp’]
    fdisk -l
    [/code]
  4. Matikan service Zimbra
  5. [code language=’cpp’]
    su – zimbra
    zmcontrol stop
    exit

    [/code]

  6. Pindahkan seluruh isi folder /opt kedalam folder yang baru
    [code language=’cpp’]
    cd /opt/
    mv * /opt_baru
    [/code]
  7. Unmount folder /opt_baru
    [code language=’cpp’]
    umount /opt_baru
    [/code]
  8. Lakukan mounting permanen menjadi /opt. Kalau dilakukan melalui YAST | System | Partitioner, pastikan bahwa anda TIDAK MELAKUKAN PROSES FORMAT, yang anda perlukan hanya menambahkan alamat mount seperti contoh pada gambar berikut ini :Mounting permanen melalui konsole bisa dilakukan dengan mengubah isi file /etc/fstab
  9. Jalankan service Zimbra
    [code language=’cpp’]
    su – zimbra
    zmcontrol start
    [/code]

Mekanisme diatas bisa diterapkan bukan hanya untuk Zimbra melainkan pada service-service lain yang biasa digunakan, misalnya untuk memindahkan database MySQL Server, Apache, Samba dan lain-lain

About the author:

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan PT. Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.

2 thoughts to “Tips Cara Mudah Memindahkan Zimbra ke Harddisk yang Lebih Besar”

  1. Kalo /opt-nya file system tersendiri pakai ext3fs, mungkin dengan dump command lebih enak. Bisa di pipe pakai SSH ke server lain juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Top