Mekanisme Tanggung Jawab Seorang Blogger

Share

Update : Karena cukup panjang dan agar sesuai dengan layout blog, tulisan ini saya pecah menjadi tiga bagian, yaitu bagian 1, bagian 2 dan bagian 3

Saya kerap mendengar ungkapan “buku dibalas buku” saat ada kasus salah satu pihak dirugikan oleh penerbitan suatu buku. Kasus buku ‘Gurita Cikeas” misalnya, banyak disarankan agar pihak yang merasa dicemarkan nama baiknya untuk melawannya dengan buku.

Kasus yang mirip menimpa Jusuf Kalla, saat Akbar Tanjung menyelesaikan disertasi di Program Doktoral Universitas Gadjah Mada yang berjudul Partai Golkar dalam Pergolakan Politik Era Reformasi: Tantangan dan Respons. Dalam disertasi itu Akbar Tanjung menyoroti kiprah para saudagar yang memimpin partai, yang dalam konteks politik saat itu dianggap menohok Jusuf Kalla. Menanggapi respon balik dari Jusuf Kalla, banyak kalangan menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Akbar Tanjung merupakan disertasi sebagai bagian wacana keilmuan dan ilmiah. Respon yang tepat adalah membalasnya dengan disertasi juga.

Pada tahun-tahun 2004-2006, saya sering mendengar para blogger mendengungkan hal yang sama. Jika ada pihak-pihak tertentu merasa dirugikan oleh isi blog, sebaiknya ia menjawabnya dengan blog juga, bukan melaporkan pencemaran nama baik kepada polisi atau membawanya ke pengadilan.

Apakah ketiga contoh diatas merupakan hal yang adil karena mengandung premis suatu tindakan dibalas dengan tindakan yang sama? Tentu saja belum tentu. Sifat keadilan mungkin akan bias tergantung sudut pandang mana yang dipakai. Bagi yang pro, cara ini adalah cara yang lebih berbudaya dan tidak menggunakan bahasa kekuasaan. Cara ini dianggap lebih etis karena tools yang digunakan adalah sama.

Bagi yang kontra, cara ini tidak memenuhi azas keadilan. Tidak semua orang bisa membuat buku, juga tidak semua orang punya kesempatan menempuh program doktoral. Untuk dunia blog, blog populer tentu tidak bisa disandingkan dengan blog yang baru saja dibuat. Membangun suatu blog yang memiliki pengunjung banyak, dengan jumlah artikel ratusan hingga ribuan dan memiliki posisi ranking yang baik di mesin pencari tidak mungkin bisa ditandingi oleh blogger pemula dengan jumlah posting baru satu dua. Untuk alasan ini, saya bisa memahami alasan pihak yang kontra.

Berlanjut ke halaman 2…

Masim Vavai Sugianto, Tinggal di Bekasi, Bekerja sebagai wirausahawan/Konsultan IT. Penganjur penggunaan sistem Linux dan aplikasi Open Source. Hobby Membaca, Hiking dan Avonturir. Mengembangkan Excellent Infotama Kreasindo sebagai lembaga training dan IT consulting.
Masim Vavai Sugianto

Artikel Terkait

Page 1 2 3

Masukkan alamat email pada form dibawah ini untuk menerima update mengenai artikel, tutorial atau tips terbaru dari website ini:

Delivered by FeedBurner

9 Responses for “Mekanisme Tanggung Jawab Seorang Blogger”

  1. isnuansa says:

    Memang sudah ada kasus untuk yang nomer 3 ya Mas? [Blogger]

    Tertarik juga jika ada pro kontra mengenai hal ini. Supaya kalo ada kasus blogger -yang-dengan-sengaja-atau-tidak- menyinggung blogger lainnya, bisa memposisikan diri.

  2. jacobian says:

    sebenarnya tergantung apa yg ditulis di dalam blog harus bersifat netral dan tidak menjelekkan orang lain maka hal ini sudah cukup kok. :-)

  3. [...] This post was mentioned on Twitter by indonesiasatu and Planet Terasi, vavai. vavai said: Tanggung Jawab Seorang Blogger? http://2tu.us/1hfb [...]

  4. [...] This post was mentioned on Twitter by indonesiasatu, Planet Terasi. Planet Terasi said: Masim Vavai Sugianto: Mekanisme Tanggung Jawab Seorang Blogger: Update : Karena cukup panjang dan agar sesuai den… http://bit.ly/bYeQw8 [...]

  5. Arrohwany says:

    Alhmadulilah
    Katam juga bacanyah :)
    panjang bener tapi bener2 berisi dan mantap
    Terima0kasih banyak mas….

  6. @Arrohwany,
    Memang panjang karena nulisnya pakai niat dan saya berusaha ada manfaatnya. Mungkin saya perlu lebih sering menulis essai seperti ini :-)

    Thanks buat responnya.

  7. @Isnuansa,
    Kalau bloggernya langsung saya kurang tahu tapi kalau komentar di blog berujung pada kasus di polisi sudah ada, kebetulan komentarnya di blog milik teman saya.

  8. Wahyu Alam says:

    Mas,, tampilan blognya bagus sekali perlu di contoh neh,,
    tapi saya lagi belajar buat layout yang bagus di Blog, hehehe
    seperti di http://Plat-M.com, masih undercontructions, boleh di share gak cara bikin tema yang seperti ini (yang ada newflash-nya), saya udah ngoprek berkali2 tapi belum bisa-bisa,, (biasa masih newbie),
    untuk vavai.com ini tampilannya mirip dengan Bloggerbekasi.com
    Keren mas…

  9. @Wahyu Alam,
    Tampilan bloggerbekasi.com dan vavai.com memang sangat mirip karena keduanya saya yang mengelola :-P bersama dengan mas Irfan sebagai Admin.

    BTW, themes ini komersil boss, jadi wajar saja kalau kelihatan cakeup, saya nggak terlalu banyak modifikasi kok.

Leave a Reply

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.

Link

Switch to our mobile site

Log in - BlogNews Theme by Gabfire themes